Semangat Khidmat Tahun Baru

Semangat Khidmat Tahun Baru
Dr. Efa Rodhiyah Nur, MH
Dekan Fakultas Syari’ah UIN Raden Intan Lampung

Perjalanan seribu langkah tidak akan tergapai kecuali adanya ayunan langkah kaki pertama, sehingga ayunan kaki pertama itulah menjadi penentu perjalanan setiap hamba Allah dalam meniti kehidupan. Tahun baru Masehi 2024 adalah perubahan fase dari satu tahapan menuju tahapan selanjutnya, mari kita awali dengan langkah pasti dan niati dengan senantiasa mengharap ridha dan berkah Ilahi Rabbi, Bismillahirrahmanirrahim.
Hari kemarin adalah kenangan, hari ini adalah kenyataan dan hari esok adalah harapan, begitulah kata pepatah. Kenangan yang terindah adalah ketika kita menikmati setiap perjalanan dan nikmatnya hari ini adalah buah upaya atas perilaku hamba dari perjalanan sebelumnya, hingga hari esok kita songsong dengan ribuan kilo perjalanan menatap dengan langkah pasti tiada henti.
Hari ini adalah tahun baru Masehi 2024, sebuah perjalanan yang begitu panjang jika dilihat dari angka satu sebagai langkah awalnya, hingga berlangsung terus menerus tiada henti dan bergulir sesuai qadrat Ilahi Rabbi.
Allah bersumpah dalam ayat-ayatnya yang mulia, “Demi masa, bahwa manusia dalam kerugian” Kerugian yang berarti adalah hilangnya suatu keberuntungan yang seharusnya dicapai karena telah melupakan waktu, dan tidak memanfaatkan waktunya sehingga hidupnya sia-sia, namun Allah memberikan kabar gembira kepada orang-orang yang beriman dan beramal soleh, dan saling menasehati dalam kebenaran dan kesabaran adalah golongan orang-orang yang beruntung. Sehingga Imam Syafi’i berkata bahwa waktu seperti pedang yang jika tidak dimanfaatkan dengan benar akan menghunus mu. Begitulah waktu bergulir dengan cepat hingga tiada detik-detik yang terlupakan kecuali untuk selalu hal yang bermanfaat.
Kenyataan hari ini adalah hal mulia yang harus kita nikmati, karena kenangan masa lalu adalah evaluasi dan introspeksi diri agar selalu tahu diri dan menatap esok dengan keyakinan hati. Ibarat perjalanan mahasiswa dari awal semester menuju semester selanjutnya adalah fase dan tahapan yang telah ditentukan dan harus dijalani dengan kegigihan dan percaya diri untuk menggapai sebuah titik akhir hingga menggapai gelar sarjana, dan begitu pula khidmat kita hari ini sebagai ASN yang mengemban amanat untuk mengabdikan diri kepada NKRI dengan penuh loyalis sebagaimana janji dan kemantapan dan jalan hidup yang kita pilih atas ketentuan Ilahi. Mari berkhidmat dengan ketulusan hati menggapai ridha Ilahi.

About admin

Check Also

Respon Kebutuhan Dunia Kerja, Fakultas Syariah Gelar Workshop Kurikulum OBE dan MBKM

Bandar Lampung: Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung menyelenggarakan workshop penyusunan kurikulum berbasis …