Dr. Alamsyah, M.Ag.: “Kita Wariskan Negeri Ini kepada Anak Cucu Kita dalam Damai”  

SG-2

Bandar Lampung: Dr. Alamsyah, M.Ag Dekan Fakultas Syariah dan Hukum UIN Raden Intan Lampung menyatakan dulu, Indonsia merupakan negeri yang dulunya ramah, penduduknya santun, gotong royong jadi anutan, silaturrahmi jadi kebiasaan, ulama dan sesepuh disegani, perbedaan dihormati dan senyum sapa selalu terpancar. Indonesia negeri yang dulunya didolakan menjadi kiblat negeri Muslim masa depan.

“Tapi lihatlah yang terjadi sekarang. Kebencian merebak, permusuhan dihidupkan, yang kalah menyimpan dendam, yang menang merasa pongah, perbedaan diharamkan, persamaan dipaksakan, akibatnya usir mengusir dan boikot memboikot dilakukan. Marah, umpat, caci, fitnah, dijadikan lahan pekerjaan sekaligus pendapatan,” ujar Dr. Alamsyah, M.Ag., diakun resminya beberapa waktu lalu.

Menurut Dekan yang juga alumni UIN Sunan Kalijaga menyatakan negeri yang makmur ini dalam bahaya. Pecah belah sudah di depan mata. Konflik berbalut agama mulai tersulut. Isu SARA diidolakan. Perbedaan agama dan mazhab diperuncing setajam-tajamnya.

“Janganlah negeri yang indah dan sudah Islami selama ini kita hancurleburkan hanya karena kebencian. Jangan kita biarkan negeri ini luluh lantak karena kecurigaan dan permusuhan seperti di Suriah, Yaman, Irak dan Libya. Mari kita urai dan rajut lagi benang kusut negeri ini dengan hati nurani, bukan dengan emosi. Kumpulkan pecahan yang berserakan, dan perbaiki keretakan. Kita wariskan negeri ini kepada anak cucu kita dalam damai, saling menghargai, menghormati, dan penuh rasa kecintaan sebagai sesama anak bangsa,” pesan Dr. Alamsyah, M.Ag. (Abdul Qodir Zaelani)

About admin

Check Also

Respon Kebutuhan Dunia Kerja, Fakultas Syariah Gelar Workshop Kurikulum OBE dan MBKM

Bandar Lampung: Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung menyelenggarakan workshop penyusunan kurikulum berbasis …