Fakultas Syariah UIN Raden Intan Lampung Sambut Audiensi Bawaslu Provinsi Lampung, Perkuat Kolaborasi Pengembangan Mahasiswa

Bandar Lampung – Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung menerima audiensi dari Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Lampung dalam rangka memperkuat sinergi kelembagaan sekaligus membahas pelaksanaan Lomba Debat Hukum Tata Negara dan Kepemiluan yang akan melibatkan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Provinsi Lampung.

Rombongan Bawaslu Provinsi Lampung dipimpin oleh Kepala Bagian Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa, Erwin Prima Rinaldo, beserta jajaran. Kedatangan mereka disambut langsung oleh Dekan Fakultas Syariah UIN Raden Intan Lampung, Dr. Efa Rodiah Nur, M.H., bersama pimpinan fakultas Dr. Liky Faizal, MH Wadek 1, Dr. Abdul Qodir Zaelani, MA Wadek 3 Tajudin Nur, M.Sos Plt Kabag TU, Ka Prodi HK Muhammad Jayus, MHI, Rudi Santoso, MH Sek Prodi HK, Nur Rahma, MH Sek Prodi HTN, Hasanuddin Muhammad, MH Ka Prodi HES dan Dr. Ahmad Fauzan, MH Sek Prodi HES.

Dalam sambutannya, Dr. Efa Rodiah Nur, M.H. menyampaikan apresiasi atas kunjungan Bawaslu Provinsi Lampung. Menurutnya, kerja sama antara perguruan tinggi dan lembaga penyelenggara pemilu merupakan langkah strategis dalam membangun budaya demokrasi yang sehat sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya di kalangan mahasiswa.

“Kami menyambut baik audiensi ini sebagai bentuk kolaborasi yang positif. Fakultas Syariah sangat mendukung berbagai kegiatan akademik yang mampu meningkatkan kapasitas, wawasan, serta daya saing mahasiswa, terutama dalam bidang hukum tata negara dan kepemiluan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Dekan Fakultas Syariah menyampaikan bahwa mahasiswa Fakultas Syariah telah menorehkan berbagai prestasi, termasuk dalam kompetisi debat tingkat regional maupun nasional. Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa mahasiswa Fakultas Syariah memiliki kemampuan akademik, berpikir kritis, serta argumentasi hukum yang kuat.

“Alhamdulillah, mahasiswa Fakultas Syariah telah berhasil meraih berbagai prestasi dalam ajang debat. Kami berharap melalui kegiatan yang diselenggarakan Bawaslu ini, kami dapat mempersiapkan mahasiswa-mahasiswa terbaik untuk kembali berkompetisi dan meraih prestasi yang lebih tinggi,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Provinsi Lampung, Erwin Prima Rinaldo, menjelaskan bahwa lomba debat tersebut merupakan bagian dari upaya Bawaslu dalam meningkatkan literasi demokrasi, konstitusi, dan kepemiluan di lingkungan perguruan tinggi.

Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sebagai sarana pembinaan generasi muda agar memiliki pemahaman yang komprehensif mengenai sistem demokrasi, penegakan hukum pemilu, serta pengawasan partisipatif.

“Kami berharap Fakultas Syariah UIN Raden Intan Lampung dapat mengirimkan delegasi terbaiknya. Melalui kompetisi ini kami ingin melahirkan mahasiswa-mahasiswa unggul yang mampu berpikir kritis, memiliki integritas, dan menjadi duta intelektual dalam bidang hukum kepemiluan,” ungkap Erwin.

Audiensi berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi. Kedua belah pihak sepakat untuk terus memperkuat kerja sama dalam bidang pendidikan, pengembangan kompetensi mahasiswa, serta pelaksanaan berbagai program yang mendukung peningkatan kualitas demokrasi dan penegakan hukum di Provinsi Lampung.

Melalui sinergi antara Bawaslu Provinsi Lampung dan Fakultas Syariah UIN Raden Intan Lampung, diharapkan lahir generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, kepedulian terhadap demokrasi, serta mampu menjadi agen perubahan dalam mewujudkan pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas. (Tim Humas FS)