Mahasiswa Fakultas Syariah UIN Raden Intan Lampung Ukir Prestasi Internasional, Bukti Daya Saing Global Generasi Muda

Bandar Lampung: Kabar membanggakan kembali datang dari Fakultas Syariah UIN Raden Intan Lampung. Salah satu mahasiswanya, M. Nawfal Faroukhi NPA dari Program Studi Hukum Tata Negara (HTN), berhasil menorehkan prestasi gemilang di tingkat internasional. Ia tidak hanya lolos dalam program International Youth Exchange (IYESM) ke Singapura dan Malaysia dengan skema fully funded, tetapi juga berhasil meraih posisi 3rd Place sebagai IYESM SDG’s Ambassador. Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa UIN Raden Intan Lampung mampu bersaing di kancah global. (20/04/2026)

Dekan Fakultas Syariah, Dr. Efa Rodiah Nur, M.H., menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya atas capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan ini bukan hanya prestasi individu, tetapi juga representasi kualitas pendidikan dan pembinaan mahasiswa di lingkungan fakultas. “Kami sangat mengapresiasi pencapaian ini. Ini menunjukkan bahwa mahasiswa Fakultas Syariah tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga mampu berkompetisi di tingkat internasional dengan membawa nilai-nilai keislaman dan keindonesiaan,” ujarnya. Ia juga berharap prestasi ini menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi diri.

Senada dengan itu, Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, Dr. Abdul Qodir Zaelani, M.A., memberikan apresiasi mendalam atas capaian tersebut. Dalam wawancaranya di ruang kerja, beliau menegaskan bahwa keberhasilan ini mencerminkan kualitas mahasiswa UIN Raden Intan Lampung yang semakin kompetitif di tingkat global. “Kami sangat bangga dan bersyukur atas capaian ini. Lolosnya mahasiswa kita dalam program pertukaran ke dua negara tetangga, Singapura dan Malaysia, dengan skema fully funded membuktikan bahwa mahasiswa kita memiliki kompetensi yang sejajar dengan pemuda dari berbagai belahan dunia lainnya,” ungkapnya.

Lebih lanjut, beliau menekankan pentingnya persiapan yang matang dalam menghadapi seleksi internasional. Mulai dari penguasaan bahasa Inggris, pemahaman isu geopolitik, hingga kemampuan berpikir kritis menjadi faktor utama keberhasilan. “Mahasiswa yang bersangkutan tidak hanya membawa nama pribadi, tetapi juga nama baik almamater. Ini adalah bentuk nyata dari penguatan soft skill dan perluasan jejaring internasional yang harus terus didorong,” tambahnya. Ia juga menegaskan bahwa fakultas akan terus mendukung mahasiswa dalam meraih prestasi melalui berbagai program pembinaan dan fasilitasi.

Dalam wawancara terpisah, M. Nawfal Faroukhi NPA mengungkapkan perjalanan perjuangannya hingga meraih prestasi tersebut. Ia menjelaskan bahwa jumlah pendaftar dalam program tersebut mencapai sekitar 50 peserta dari berbagai daerah di Indonesia, dan ia menjadi satu-satunya perwakilan dari Lampung yang berhasil lolos. “Persaingannya cukup ketat karena peserta berasal dari berbagai latar belakang yang sangat kompeten. Namun, saya mencoba menyusun strategi yang matang dan mengasah kemampuan critical thinking,” tuturnya.

Ia juga menambahkan bahwa proses seleksi melibatkan tahapan interview dan Leaderless Group Discussion (LGD) yang menuntut pemahaman mendalam terhadap isu-isu global, khususnya geopolitik. “Saya mempersiapkan diri dengan banyak membaca dan memahami isu-isu internasional. Alhamdulillah, dengan usaha tersebut saya bisa bersaing dengan peserta lain dari seluruh Indonesia,” jelasnya. Ke depan, ia berharap dapat terus mengembangkan diri dan berkontribusi lebih luas, baik untuk kampus maupun bangsa.

Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh mahasiswa UIN Raden Intan Lampung untuk berani melangkah ke tingkat internasional. Dengan dukungan penuh dari pihak fakultas serta semangat juang mahasiswa, bukan tidak mungkin akan lahir lebih banyak generasi unggul yang mampu mengharumkan nama bangsa di panggung dunia. (Tim Humas FS)