18671100_1880468698859150_7609665110835599630_n

Bandar Lampung: Rektor UIN Raden Intan Lampung, menyatakan pentingnya Islam yang moderat dalam berbangsa dan bernegara. “Kita boleh berbeda dalam pemahaman keagamaan, yang tidak boleh hanya dalam persoalan ibadah mahdhah seperti puasa dan salat. Kita tidak boleh menyalahkan orang yang lain. Apalagi melarang orang lain untuk menyampaikan argumentasi dan gagasannya,” ujar Prof. Dr. H. Moh. Mukri, M.Ag., saat menyampaikan sambutan dalam acara Bedah Buku Islam Tuhan Islam Manusia karya Haidar Bagir yang dilaksanakan oleh Fakultas Syariah dan Hukum UIN Raden Intan Lampung, pada Senin (22/5/2017) di GSG fakultas setempat.

Karena itulah, pemahaman keagamaan Islam mainstream yang moderat menjadi penting. “Diperlukan pemahaman Islam yang tawasuth, moderat. Pemahaman Islam Nusantara bagi NU, dan Islam Berkemajuan bagi Muhammadiyah, untuk Indonesia jaya,” tambah Rektor.

Rektor pun menilai tidak satu pun tulisan Pak Haidar yang menyimpang satu alineapun. “Saya secara pribadi, bahagia sekali. Insya Allah dengan kehadirannya (Haidar Bagir) dapat berbagi gagasan dan informasi yang mencerdaskan dan mencerahkan kita semua. Ibarat gelas, kalau mau ikut seminar dikosongkan dulu, agar isi yang masuk dalam gelas bisa penuh,” jelas Prof. Dr. H. Moh. Mukri, M.Ag.

Dalam sambutan tersebut, Rektor pun menyampaikan bahwa UKT UIN Raden Intan Lampung termurah. “UKT UIN Raden Intan Lampung termasuk paling murah seantaro Indonesia. Termurahnya juga dibanding kampus negeri lainnya di Lampung,” tambah Rektor.  (Abdul Qodir Zaelani)