Home / Berita Terkini / Puisi: Asa dan Rasa

Puisi: Asa dan Rasa

IMG_20230112_145239

Asa dan Rasa
Yulia Putri
Aktifis Mata Pena
Hukum Ekonomi Syariah

Perihal kalimat indah dan ucapan janji di sore hari,

Tentang angan angan yang selalu menyelimuti bincang kita dimalam hari

Aku, tenggelam dalam angan yang kuciptakan sendiri

Melupakan kenyataan bahwa semuanya bisa saja tidak berarti

Tentang rasa yang bisa saja pudar, tentang janji yang bisa saja ingkar

Aku terlalu larut dalam kesenangan, melupakan dirimu yang bisa saja melupakan

Dirimu, dengan sejuta pesona bak awan merah disore hari, laksana rinjani yang gagah berani

Benar saja, dirimu memang pantas mencari lebih luas lagi

Aku yang masih saja bergelut dengan jati diri

Tidak pantas bersanding denganmu yang sudah mantap menjalani hari

Kuihlaskan langkahmu yang tidak akan mengiringiku lagi

Melesat jauh berlari meninggalkan angan angan yang seharusnya dapat ter realisasi

Diantara tuhan dan restu, mungkin jarak dan waktu juga bisa menjadi suatu pengganggu

Sambutlah mentari esok, aku yakin rasanya hangat, tidak seperti hujan semalam

Walau aku sendiripun masih menyukai hujan dimalam itu

Malam dimana aku tidak merasa sendirian

Dirimu harus selalu baik baik saja

Walau dunia kadang mengajakmu merasakan realita yang lara

Dirimu.. tidak pantas merasa sia sia

Aku akan selalu berjalan bersama angan angan yang akan kutuntaskan, meski sendirian

About admin

Check Also

7DD120FE-EE77-4134-8708-5C9CF8E50E20

Puisi: Masa Sulit

Masa Sulit Reycinta Utami Putri Aktivis Mata Pena Hukum Keluarga Islam  Duduk termenung disudut ruang …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *