Home / Berita Terkini / Dr. Efa Rodiah Nur, MH Dekan FS: ToT PMB Adalah Pilot Project Memperkuat  Pengarusutamaan Moderasi Beragama

Dr. Efa Rodiah Nur, MH Dekan FS: ToT PMB Adalah Pilot Project Memperkuat  Pengarusutamaan Moderasi Beragama

WhatsApp Image 2022-12-20 at 13.33.11

Bandar Lampung: Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung menggelar Training of Trainer (ToT) Penguatan Moderasi Beragama, Senin (19/12/2022) di Hotel Novotel Lampung.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Pusdiklat Tenaga Administrasi bekerja sama dengan UIN Raden Intan Lampung berlangsung pada 19 s.d. 24 Desember 2022 dengan diikuti 40 peserta terdiri dari Dekan, Wakil Dekan, Kepala dan Ketua Lembaga/Pusat, Dosen dan seleuruh unsur pimpinan UIN Raden Intan Lampung.

Kerja sama penyelenggaraan ToT PMB dengan UIN Raden Intan Lampung merupakan angkatan ke-2, setelah sebelumnya kegiatan serupa dilaksanakan dengan UIN Alauddin Makassar.

Penguatan Moderasi Beragama menjadi program prioritas yang sudah harus diselesaikan tahun 2022 di lingkungan internal Kementerian Agama. ToT ini bertujuan untuk mempercepat penyediaan fasilitator/pengajar sehingga tahun 2023 sudah dapat melakukan penguatan moderasi beragama di instansi lainnya.

Dekan Fakultas Syari’ah UIN Raden Intan Lampung Dr. Efa Rodiah Nur, MH sangat mengapresiasi kegiatan (ToT) Penguatan Moderasi Beragama.

Menurut Dr. Efa Rodiah Nur, MH penguatan Moderasi Beragama merupakan program prioritas Negara yang telah masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024.

”ToT merupakan pilot project yang dapat memperkuat upaya Pengarusutamaan Moderasi Beragama di Masyarakat,” kata Dekan Fakultas Syari’ah.

Senada dengan hal tersebut, Rektor UIN Raden Intan Lampung Prof. H. Wan Jamaluddin Z, M.Ag., PhD mengatakan bahwa dalam menjunjung tinggi nilai-nilai keragaman dan kebhinekaan perlu adanya kesalingan, yaitu menerima perbedaan, menghadapi perbedaan, dan menyikapi perbedaan.

“Merupakan fakta bahwa setiap etnis budaya memiliki perbedaan dalam coraknya. Sebagai warga negara yang terikat dalam kebhinekaan maka kita harus mampu menerima perbedaan dengan cara saling menghormati dan menjaga keharmonisan,” ujarnya. (Rudi, Muin, Jayus, Arif, Hendri)

About admin

Check Also

7DD120FE-EE77-4134-8708-5C9CF8E50E20

Puisi: Masa Sulit

Masa Sulit Reycinta Utami Putri Aktivis Mata Pena Hukum Keluarga Islam  Duduk termenung disudut ruang …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *